Pembekalan KPM 2026: Mahasiswa STAI Darul Hikmah Fokus pada Dampak Nyata dan Publikasi Ilmiah
1 min read

Pembekalan KPM 2026: Mahasiswa STAI Darul Hikmah Fokus pada Dampak Nyata dan Publikasi Ilmiah

Aceh Barat — Mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) STAI Darul Hikmah Aceh Barat tahun 2026 mendapatkan pembekalan materi tentang optimalisasi outcome program dan kegiatan KPM sebagai upaya meningkatkan kualitas dan dampak pengabdian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembekalan yang berlangsung pada 16–17 April 2026 di aula kampus STAI Darul Hikmah Aceh Barat.

Materi optimalisasi outcome disampaikan pada hari kedua, Jumat (17/4), oleh Sumardi Efendi, M.Ag., Direktur Fanshur Institut, bersama Ramli, M.Ag., Pendiri Fanshur Institut, yang juga merupakan dosen tetap di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa kegiatan KPM tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program semata, tetapi harus mampu menghasilkan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.

Selain itu, outcome dari setiap kegiatan juga diarahkan agar dapat dikembangkan menjadi artikel ilmiah dalam jurnal pengabdian kepada masyarakat.

Penekanan ini menjadi penting agar mahasiswa tidak hanya berhenti pada praktik lapangan, tetapi juga mampu mendokumentasikan, menganalisis, dan mempublikasikan hasil pengabdiannya sebagai kontribusi akademik.

Dengan demikian, kegiatan KPM memiliki nilai tambah, baik dari sisi kebermanfaatan sosial maupun penguatan budaya akademik di lingkungan kampus.Sebanyak 16 mahasiswa peserta KPM mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Mereka dibekali pemahaman tentang perencanaan program berbasis kebutuhan masyarakat, pengukuran keberhasilan kegiatan, hingga teknik dasar penyusunan luaran dalam bentuk artikel ilmiah.

Kegiatan pembekalan ini turut melibatkan Ketua Panitia Najamul Wathan, M.Pd., Kepala P3M Arizul Suwar, M.Pd., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta Ketua STAI Darul Hikmah Aceh Barat, Tgk Dr. Rahmat Saputra, M.D.

Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa mampu melaksanakan KPM secara lebih terarah dan berdampak, sekaligus menghasilkan luaran akademik berupa publikasi jurnal yang dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.